Kamera Mirrorless Terbaik 2017

Semenjak generasi pertama kamera mirrorless diluncurkan pada 2008, publik telah seketika dihasilkan penasaran. Apalagi saat mengenal kesanggupan kamera mirrorless dapat dibilang sejalan dengan kamera DSLR.

Pun kesanggupan sejumlah DSLR entry tingkatan, telah banyak yang disalip oleh kamera mirrorless. Keren, bukan?

Kamera Mirrorless Terbaik

Sayangnya, banyak kamera mirrorless yang tersedia di pasaran. Masing-masing kamera mirrorless diklaim punya kelebihan yang tak dimiliki pesaingnya. Tapi ini mungkin saja membikin Anda keder.

Untuk menolong Anda menerima kamera mirrorless yang pas, kami sudah memilih 10 kamera mirrorless terbaik 2017. Berikut perbandingan dan review kesepuluh kamera hal yang demikian, komplit dengan kiat membeli bagi pemula.

Review Kamera Mirrorles Terbaik

Sony Alpha A9

Sony Alpha A9Ketika kamera mirrorless pertama dihasilkan, tujuan utamanya yaitu melahirkan sebuah kamera komputerisasi yang sederhana dan ringkas.

Sehingga gampang untuk dibawa dan tak seberat kamera DSLR.

Tapi, ternyata ada pengecualian untuk kamera mirrorless Sony Alpha A9.

Dari desainnya sendiri, terasa nuansa DSLR. Dapat diamati dari handgrip yang melengkung laiknya DLSR, benar-benar ergonomis. Bukan lurus seperti kamera mirrorless yang lain.

Kecuali itu, salah satu kamera mirrorless terbaik ini juga dilengkapi dengan tombol dan fitur yang superlengkap. Tersedia dual slot SD card yang kompatibel dengan UHS-II.

Juga terdapat ethernet port yang bermanfaat untuk memindahkan file dalam jumlah banyak ke komputer secara kencang dan gampang.

Soal kesanggupan, tak perlu ditanyakan lagi. Kamera dengan sensor full bingkai dan dibanderol Rp 76 jutaan ini menjadikan gambar dengan resolusi 24,2 megapiksel.

Sony Alpha A9 juga dapat jadi andalan dikala memfoto olahraga, sebab cakap merekam gambar dengan kecepatan 20 bingkai per detik.

Obyek yang bergerak benar-benar kencang malahan dapat dibikin “beku” dengan shutter speed menempuh 1/32.000 detik.

Untuk merekam video, mutu gambarnya menempuh 4K dengan resolusi 3.840 x 2.160 piksel. Tapi, sebab Sony Alpha A9 lebih didesain untuk memfoto, fitur untuk videonya memang kurang komplit.

Cuma ada mode Slow and Quick Motion yang direkam dalam mutu High Definition (HD).

Sony Alpha A7R II

Sony Alpha A7R IIJika Anda berkeinginan menerima kamera mirrorless dengan sensor fullframe tetapi dengan harga yang sedikit miring, dapat mengalihkan pandangan ke Sony Alpha A7R II.

Harganya cuma separo dari Sony Alpha A9. Tapi dengan kesanggupan yang tak keok jauh.

Sony Alpha A7R II menerapkan 35mm Exmor R CMOS sensor yang menjadikan gambar dengan resolusi 24 megapiksel.

Mutu gambar yang dibuat dikala menerapkan ISO 100 cukup mirip dengan foto yang dibuat Nikon D750.

Untuk menyokong hasil yang optimal, kamera ini telah dilengkapi dengan 5-axis in-body image stabilization.

Fitur ini akan menolong Anda saat memfoto sambil bergerak. Goncangan kamera dapat diredam dengan optimal berkat eksistensi fitur ini.

Kamera ini juga telah menerapkan teknologi EVF atau electronic view finder. Jadi Anda dapat mengintip obyek yang akan dipotret dengan situasi pantas aslinya. Sayangnya, fitur ini cukup menguras tenaga baterai kamera.

Ketika EVF diaktifkan, Anda cuma dapat mengambil gambar optimal 270 kali. Jadi kurang pantas untuk para fotografer yang butuh kamera yang dapat diaplikasikan seharian tanpa mengganti baterai.

Kecuali itu, kamera ini tak punya kesanggupan untuk mengambil gambar secepat Alpha A9. Optimal shutter speed cuma cakap menempuh 5 bingkai per detik saja. Jadi kurang andal untuk diaplikasikan memfoto kegiatan olahraga

Panasonic Lumix GH5

Panasonic Lumix GH5Anda memerlukan kamera mirrorless terbaik yang andal untuk mengambil video?

Panasonic Lumix GH5 tampaknya dapat menjawab keperluan Anda.

Sebab GH5 cakap memberikan mutu video 4K pada kecepatan 60 fps.

Pun kalau Anda menurunkannya sampai 1080K karenanya kecepatannya dapat menempuh 180 fps.

Tapi demikian, Lumix GH5 tidak cuma andal diaplikasikan merekam video. Untuk memfoto gambar tak bergerak malahan cukup mumpuni. Kamera ini diperkuat sensor Micro Four Thirds dengan kapasitas 20,3 megapiksel.

Untuk menyokong pengerjaan pemotretan, GH5 juga dilengkapi dengan 5-axis in-body image stabilization.

Sehingga saat Anda mengoptimalkan kecepatan 9 bingkai per detik dari kamera ini akan terhindar dari hasil yang blur imbas goncangan dikala diatur.

Untuk urusan koneksi, kamera seharga 34 jutaan ini ini menyediakan banyak pilihan. Anda dapat menerapkan jaringan Wifi 5GHz atau Bluetooth versi 4.2.

Pun telah disediakan soket full-size HDMI untuk mentransfer file dengan resolusi tinggi.

Untuk seri ini juga telah ada pengembangan teknologi khas Panasonic, adalah cara autofokus Depth From Defocus (DFD).

Teknologi ini benar-benar menolong dalam menerima konsentrasi yang diharapkan sehingga konsentrasi yang dibuat malahan lebih cermat.

Teknologi DFD tidak cuma menolong Anda dikala memfoto obyek bergerak supaya dapat tajam dan cermat. Namun juga cakap meningkatkan kecepatan konsentrasi dari kamera ini.

Ketika Anda menekan tombol shutter, karenanya cuma diperlukan waktu 0,1 detik saja supaya gambar yang diharapkan dapat terekam dengan bagus.

Fujifilm X-T2

Fujifilm X-T2Fujifilm X-T2 yakni hasil pengembangan dari generasi sebelumnya X-T1.

Seperti peningkatan daya kerja sensor X-Trans CMOS III APS-C.

Di versi sebelumnya gambar yang dibuat cuma 16,3 megapiksel, di X-T2 kesanggupannya meningkat menjadi 24,3 megapiksel.

Kesanggupan autofokus kamera yang dibanderol Rp 25 jutaan ini juga telah lebih meningkat dibanding generasi sebelumnya.

Fujifilm X-T2 punya 169 phase-detection points yang dapat menyasar obyek dengan pas dan cermat.

Untuk menerima daya kerja optimal dari cara autofokus yang dimaksimalkan pada kamera ini, Fujifilm menerapkan cara pengendalian AF-C terupdate.

Metode ini banyak ditemui di kamera-kamera DSLR. Membikin Anda dapat memprediksi pergerakan dari obyek foto yang ditanggapi dengan bagus oleh kamere.

Peningkatan lain yang dikerjakan yaitu dari sisi view finder. Jendela intip elektronik yang disediakan memang masih menerapkan layar 2,36 juta dot OLED, tetapi X-T2 jauh lebih jelas. Punya kapasitas 500cdm/2 berbanding dengan 250cdm/2 pada X-T1.

Untuk pengambilan gambar video, mutu yang dibuat telah menempuh 4K dengan kecepatan 30 fps. Kecepatan pengambilan foto malahan cukup meyakinkan.

Anda dapat memilih antara 8 fps dengan menerapkan cara AF, lalu menurun menjadi 5 fps kalau menerapkan fitur Live View.

Sementara dalam hal penyimpan hasil pemotretan, terdapat dua slot kartu SDHC yang cakap menaruh sampai ratusan foto beresolusi tinggi.

Canon EOS M5

Canon EOS M5Canon EOS M5 mempunyai desain dengan rasa DSLR yang cukup kental.

Handgrip mempunyai lengkungan ergonomis khas DSLR. Kecuali itu, posisi viewfinder pas berada di tengah body kamera.

Inilah salah satu kamera mirrorless terbaik yang menjanjikan banyak hal.

Sensor APS-C CMOS yang ditanamkan pada kamera ini cakap menjadikan gambar dengan ketajaman 24,3 megapiksel.

Sama persis dengan kesanggupan yang dimiliki Canon EOS 80D, tetapi dengan tubuh yang lebih ramping dan beban yang jauh lebih ringan.

Keberadaan sensor hal yang demikian makin mantap berkat dukungan prosesor DIGIC 7 yang yakni teknologi khas Canon. Sehingga kamera seharga Rp 17 jutaan ini mempunyai 49 spot autofokus yang dapat menyasar nyaris ke seluruh komponen bingkai.

Ditambah dengan Dual Pixel AF yang membikin EOS M5 ini cakap merekam gambar dengan kecepatan 7 fps dengan menerapkan continuos AF.

Walaupun Dual Pixel AF ini menjadi jaminan bahwa tiap-tiap foto yang Anda ambil akan senantiasa tajam. Kemampuan obyek yang disasar senantiasa bergerak sebab teknologi ini cakap menerima konsentrasi secara kencang.

Kesanggupan konsentrasi yang andal ini berlaku bagus dikala menerapkan kamera untuk memfoto ataupun merekam video.

Kemudahan lain dari EOS M5 yaitu LCD yang telah mengadopsi teknologi layar sentuh. Layar berukuran 3,2 inci pun dapat berfungsi untuk mengontrol spot mana yang akan dihasilkan konsentrasi.

Samsung NX3000

Samsung NX3000Jika Anda penggemar kamera dengan desain retro atau jadul, Samsung NX3000 ini dapat dipertimbangkan.

Desainnya benar-benar vintage dan terkesan kaku.

Walaupun logam di komponen atas dan bawah kian menguatkan desain retro yang diusung kamera ini.

Kemampuan demikian, soal kesanggupan dan isi dari kamera seharga Rp 10,4 jutaan ini tentu saja konsisten dipenuhi dengan teknologi kekinian.

Seperti menerapkan sensor APS-C CMOS berkemampuan 20,3 megapiksel. Sensor ini cakap menangkap gambar konsisten tajam dalam kadar sinar yang rendah.

Untuk merekam obyek bergerak kamera ini malahan masih cukup responsif. Kesanggupan merekam gambarnya menempuh 5 fps. Sementara kecepatan shutter speed optimal sampai ¼.000 detik.

Untuk Anda yang doyan menjalankan swafoto, Samsung NX3000 dapat jadi andalan.

Layar LCD kamera ini dapat dilipat ke atas sehingga dapat mengatur posisi Anda dengan presisi sebelum menjalankan swafoto. Namun sayang, layar LCD ini cuma dapat dilipat satu arah saja.

Kesanggupan merekam video malahan dapat dipercaya. NX3000 cakap merekam video dengan resolusi 1080p Full HD pada bingkai rate 30 fps.

Samsung juga menyediakan satu aplikasi yang dapat diunduh ke telpon seluler Anda. Aplikasi bernama Remote Viewfinder Pro ini akan mewujudkan telpon seluler Anda sebagai remote.

Dapat diaplikasikan untuk mengontrol seluruh hal yang ada di kamera ini. Termasuk untuk mengambil gambar dari jarak sekitar 10 meter.

Sony Alpha A6000

Sony Alpha a6000Bisa dibilang, Sony Alpha A6000 masuk dalam kelompok middle-end dari kamera mirrorless terbaik produksi Sony.

Berada di pertengahan sebab harganya berada di zona 8-10 juta rupiah.

Namun kesanggupan yang dimiliki melebihi harga yang ditawarkan.

Kecepatan kamera ini dalam menerima konsentrasi dari obyek termasuk kencang di kelasnya.

Tapi ini dapat terjadi sebab A6000 mempunyai 170 phase detection yang meliputi nyaris semua zona bingkai.

Dengan kesanggupan ini, A6000 dapat dikembangkan kecepatannya sampai 11 fps.

Untuk menjadikan gambar yang tajam dan penuh warna, dikerjakan kombinasi yang pas antara prosesor dengan sensor. A6000 menerapkan sensor APS-C-sized Exmor APS HD CMOS dan prosesor Bionz X.

Kombinasi ini menjadikan foto yang bening dan beresolusi tinggi, sampai 24,3 megapiksel.

Urusan merekam video malahan tidak keok mumpuni. Kamera mirrorless terlaris di Amazon ini dapat merekam video dengan mutu 1080p Full HD pada bingkai rate 60 fps.

Untuk memindahkan data video, disediakan slot HDMI ragam D yang menjamin pemindahan hasil rekaman tak akan merubah situasi aslinya.

Dengan beban yang ringan dan desain yang sederhana, Sony A6000 cenderung jadi unggulan para traveler. Sebab dapat ringkas dibawa dan dimasukkan ke dalam ransel.

Apalagi telah disediakan hot shoe untuk menyimpan flash dikala situasi sinar kurang memungkinkan.

Fujifilm X-A2

Fujifilm X-A2Jangan terlalu terkecoh dengan statusnya yang masuk dalam kelas entry tingkatan.

Apalagi kalau memandang sensor yang dimiliki kamera ini cuma menjadikan gambar dengan resolusi 16,3 megapiksel.

Tapi Fujifilm mengganti kekurangan hal yang demikian dengan sejumlah kelebihan.

Fujifilm X-A2 punya kesanggupan autofokus yang cukup kencang. Kamera ini juga mempunyai fitur eye detection AF.

Dengan demikian, kamera akan senantiasa pas membimbing konsentrasi terhadap mata yang menjadi obyek foto. Anda malahan dapat memilih untuk konsentrasi ke mata kanan atau mata kiri melewati layar LCD.

Amat cuma itu, Fujifilm A-X2 punya tanggapan yang benar-benar kencang. Ketika baru dinyalakan, kamera ini cuma butuh waktu 0,5 detik untuk dapat berfungsi sepenuhnya.

Lalu tanggapan dikala tombol shutter ditekan jari cuma berkisar 0,05 detik. Karena responsif untuk ukuran kamera mirrorless entry tingkatan.

Sensor APS-C CMOS yang terdapat pada kamera seharga Rp 7,9 jutaan ini saat dipadukan dengan prosesor EXR cakap menjadikan foto yang bening.

Pun noise timbul dikala dipasang pada ISO tinggi seperti ISO 3200 termasuk rendah.

Memindahkan hasil foto dari kamera ini malahan cukup gampang. Sebab telah tersedia fitur Wifi yang dapat menghubungan kamera dengan gawai lain tanpa kabel.

Anda dapat memilih foto yang akan dipindahkan melewati gawai yang telah terhubung. Optimal pemindahan file dalam sekali pengerjaan yaitu 30 foto atau 2 GB.

Sony Alpha A5100

Sony Alpha A5100Urusan kecepatan konsentrasi, kamera mirrorless buatan Sony memang dapat dipercaya.

Seperti halnya Sony Alpha A5100 ini.

Salah satu kamera mirrorless terbaik ini mempunyai 179 AF points yang akan mempermudah pengerjaan pencarian konsentrasi dari obyek foto.

Cuma AF points yang dimiliki A5100 hampir meliputi semua zona bingkai.

Sebab itulah, kamera ini dapat dengan kencang menerima konsentrasi. Cuma butuh sekitar 0,07 detik saja untuk menerima konsentrasi.

Urusan mutu gambar malahan dapat diandalkan. Sebab Sony Alpha A5100 mempunyai sensor Exmor APS-C CMOS dengan resolusi 24,3 megapiksel.

Ditambah prosesor sekelas Bionz X, Anda akan menerima foto yang bening dan tajam di zona yang diharapkan.

Berkat kecepatan konsentrasi yang mumpuni, Alpha A5100 benar-benar gampang diaplikasikan untuk merekam video.

Anda bisa membikin video dengan mutu Full HD 1920×1080 dengan mode cinematic pada bingkai rate 24p. Kecuali itu, Anda juga dapat merekam video dengan obyek bergerak kencang menerapkan bingkai rate 60p.

Walaupun bendung baterai telah mencukupi. Sebab satu baterai terisi penuh dapat diaplikasikan untuk mengambil 400 kali foto.

Tentu saja, kalau Anda banyak menerapkan fitur yang melengkapi kamera ini, baterai malahan akan lebih kencang habis energinya.

Dengan seluruh kelebihan yang dimiliki Alpha A5100, yang seimbang dengan beberapa DSLR, Anda tak repot dikala membawanya bepergian.

Dengan desain yang ramping dan ergonomis, kamera seharga 7 jutaan ini akan menjadi sahabat yang pas untuk sahabat traveling.

Canon EOS M10

Canon EOS M10Produk lain dari Canon yang masuk jajaran kamera mirrorles terbaik kami yaitu Canon EOS M10.

Desainnya yang benar-benar sederhana sering kali disangka orang sebagai kamera saku.

Mengaitkan, kesanggupannya terang jauh di atas kamera saku, sebab lebih dekat dengan DSLR.

Kamera dengan energi 18 megapiksel berkat sensor APS-C CMOS ini disokong dengan prosesor berteknologi khas Canon, Digic 6.

Bahkan menjadikan foto yang bening, terperinci, dan penuh warna meskipun berada dalam situasi sinar yang kurang. Range ISO dari kamera ini antara 100-12.800.

Mengenai konsentrasi, EOS M10 menerapkan teknologi Canon’s Hybrid CMOS AF II autofocus system.

Teknologi ini menyediakan 49 spot konsentrasi yang meliputi hampir di seluruh zona bingkai. Mempercepat pengerjaan face detection dan object tracking sehingga konsentrasi dapat lebih gampang diperoleh.

Guna memudahkan pengaplikasian, kamera seharga Rp 5,9 jutaan ini dilengkapi dengan layar LCD yang dapat dilipat ke atas.

Layar LCD pada EOS M10 juga telah menggunakan teknologi touch screen yang menolong Anda dalam mengoperasikan kamera ini. Dari mulai mengontrol setelan kamera sampai memeriksa hasil pemotretan.

kamera mirrorless ini dengan gawai atau alat yang lain malahan benar-benar gampang. Anda dapat menerapkan koneksi Wifi dengan built-in NFC (Near Field Communication).

Pun Anda dapat menerapkan telpon seluler atau gawai lainnya sebagai remote. Tinggal download aplikasi yang diperlukan, Anda malahan dapat mengoperasikan kamera ini pun dengan nyaris tanpa merabanya.